logo

Bali : Menjelang Natal dan Tahun Baru Batasi Truk Sumbu Tiga

Pembatasan truk barang dengan sumbu tiga akan diberlakukan menjelang dan setelah perayaan natal dan tahun baru pada jalan nasional di Bali.

Kepala Dinas Perhubungan Bali IGA Sudarsana mengatakan adapun pada jalan nasional dari Jembarana menuju Tabanan, Badung, hingga Denpasar akan diberlakukan pembatasan mobil angkutan barang atau truk sumbu tiga.Tujuannya, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas jelang dan pasca perayaan Natal dan tahun baru 2019.

Pengiriman sembako dan barang-barang lainnya dipastikan aman sebab mobil angkut barang dibawah sumbu tiga tetap dapat melaju di ruas jalan. Jembrana sendiri merupakan pintu masuk Bali khusus untuk angkutan laut dari Jawa.

Adapun pembatasan mobil angkutan barang mulai berlaku sejak 21 Desember 2018 sampai 22 Desember 2018 atau menjelang Hari Natal. Kemudian, pembatasan kembali berlaku pada 25 Desember 2018 sampai 26 Desember 2018 atau puncak balik natal.

Pada 28-29 Desember 2018 atau menjelang tahun baru 2019, pembatasan mobil angkutan kembali diberlakukan. Kemudian, pembatasan berlanjut pada 1-2 Januari 2019 atau puncak balik tahun baru.

“Sampai saat ini perencanaan untuk mengatur lalu lintas saat Natal dan Tahun baru baru berupa penutupan atau pembatasan kendaraan mobil angkut barang sumbu tiga,” katanya

Menurut dia, sejumlah angkutan darat, laut, dan udara juga siap mengantar penumpang. Di Gilimanuk saja, telah disiagakan 32 kapal untuk melakukan penyeberangan. Pelabuhan Benoa dan Padang Bai di Karangasem juga dinilai telah siap memaksimalkan pelayanan.

Posko Natal dan Tahun Baru juga akan disiapkan di sejumlah titik seperti Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana dan Terminal Mengwi.

Di Bandar Udara Ngurah Rai, jadwal penerbangan masih berlaku seperti biasa dan belum ada perubahan. “Untuk di darat, dari Organda juga sudah siap semua, apalagi kemungkinan untuk wisatawan domestik akan membawa kendaraan luar bali sehingga lebih dominan,” katanya.