logo

DPC Bekasi: Gagas Angkot AC Dengan Tarif Berbeda

Sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC ) Organda Kabupaten Ciamis Ekky Brata Kusuma mengku bahwa Organda sudah lama menggagas ide angkot untuk menggunakan fasilitas AC dan dilengkapi Wifi. Pasalnya, angkutan umum sudah sangat ketinggalan di era saat ini. Persaingannya saat ini sudah ketat. Terlebih ada angkutan berbasis online yang fasilitasnya sudah jauh lebih bagus.

“Saya kira sudah saatnya pengusaha angkutan berinovasi mengikuti zaman dengan melengkapi fasilitas angkutannya yang lebih baik lagi,” jelas Ekky Jumat (4/1) siang di kantornya.

Mewujudkan inovasi tersebut, Ekky mengaku sudah berkomunikasi dengan para pengusaha angkutan, bahkan sedang dalam pembahasan di internal Organda. Termasuk juga membahas masalah tarif agar bisa disesuaikan dengan pelayanan.

“Setidaknya masyarakat akan nyaman dan aman bila menaiki angkot dengan harapan kami (inovasi, Red) bisa terlaksana secepatnya,” ungkapnya.

Saat ini, kata Ekky, masyarakat sudah sangat mendambakan fasilitas nyaman di angkot. Setidaknya angkot yang dipasangi AC akan membuat penumpang menjadi lebih nyaman, apalagi dimanjakan dengan Wifi.

“Bisa saja ke depannya bukan hanya angkot, angkutan lain juga bisa mengikuti meningkatkan fasilitas kenyamanan di kendaraannya,” paparnya.

Pengusaha angkutan umum Aladin di Kabupaten Ciamis H Tatang Aceng Kendar menyambut baik inovasi dari Organda Ciamis soal angkot ber-AC dan Wifi. Karena sudah saatnya pengusaha angkutan berinovasi agar masyarakat lebih nyaman menggunakan angkot.

“Saya rasa dengan inovasi tersebut, usaha angkutan akan kembali menggeliat setidaknya tidak akan sepi lagi setelah pelayanan ditingkatkan,” paparnya kepada wartawan di kantornya di Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Ciamis.

Pihaknya juga saat ini tengah mempersiapkan angkot khusus yang dipasangi AC. Tentunya, pintunya ditutup. Angkot khusus itu nantinya berbeda dengan angkot biasa.

Dengan inovasi tersebut, kata dia, misinya agar pelajar kembali menggunakan angkot bisa sukses.

“Saya berharap para pelajar bisa menggunakan angkot semua,” harapnya.

Tatang berharap juga Organda bisa segera mengeluarkan tarif dasar angkot yang ber-AC di tahun 2019 agar pihaknya bisa segera meluncurkan angkot ber-AC.

Angkot ber-AC, kata dia, pastinya ada perbedaan dengan angkot biasa. Namun semu itu tergantung dari Organda.

“Kami akan tunggu pembahasan Organda nantinya, karena kebijakan teknis semuanya ada di Organda,” ujarnya